MUALAP KALAP KESIANGAN

Ini dapet dari facebook tulisan pak Saifuddin Ibrahim.
________________

MUALAP KALAP KESIANGAN.

Juru selamat di tinggal, ikut Islam gak mampu shalat dan gak kuat naik haji. Akhirnya ikut pak haji Insan Mokoginta yang masuk Islam karena mau poligami.
Yochanan Jhony Mema S. Th, adalah satu team debat dengan saya, yang sudah disiapkan Panitia muslim: untuk melawan Mokoginta di team Islam. Semula saya sudah menolak orang ini dan saya ganti dengan Maida S.Th. Tapi oleh panitia tanpa sepengetahuan saya dia tetap ikut sebagai team saya.
Saya merasa kecolongan dengan munculnya Yochanan gondal-gandul ini.
Sebelum dia miring, dia beberapa kali menelepon saya bahwa Insan Mokoginta mengajak dia masuk Islam. Nanti di shoting dan dikasih uang. Asal mengucapkan dua kalimat syahadat. Nanti akan diajak keliling Indonesia berdakwah sambil menjual buku karangan Insan Mokoginta.
Saya bilang terserah bapak. Keputusan ada di tangan bapak, saya tidak bisa mencegah kemerdekaan bapak.
Saya suruh baca Almaidah:47

Dan hendaklah orang-orang pengikut Injil, memutuskan perkara menurut apa yang diturunkan Allah didalamnya. Barangsiapa tidak memutuskan perkara menurut apa yang diturunkan Allah, maka mereka itu adalah orang-orang yang fasik.

Ayat yang sama saya sampaikan juga kepada Agustinus Kainama, Nababan dan pak Muhammad Purba, bahwa orang Kristen yang masuk Islam akan terkutuk hidupnya.
Ditelepon saya bilang sama dia bahwa siapa saja orang Kristen masuk Islam pasti sengsara dan tidak akan bahagia. Selamanya akan menderita, walaupun kelimpahan harta. Contoh Angelina Sondakh, suaminya mati, anak tirinya gila, bahkan dipermalukan dan penjara. Bekas isteri suaminya juga kena kasus. Naik banding malah ditambah 4 tahun. Nikmat Allah yang mana lagi kamu dustai?
Insan Mokoginta juga sekarang hidupnya mulai terusik setelah isteri pertamanya mengetahui bahwa dia sekarang poligami. Isteri saya Ayu Agustiana sudah mengunjungi Umi, isteri pak Moko di Depok. Malah isteri saya mau dicarikan laki-laki yang muda dan kaya asal mau cerei dari Saifuddin Ibrahim.
Bagaimana? Pak Moko mau melawan tulisan saya ini? Pak Yochanan mau komplain tulisan saya ini? Apakah hidupmu sekarang bahagia? Yochanan udah dapat isteri baru?
Saya tidak benci dengan orang mau masuk agama apa saja, karena UUD ’45 menjamin kebebasan beragama.
Sekedar info, kaum mualaf keblinger Indonesia ada empat kelompok. Mereka saling bersaing untuk mendapatkan sumbangan dan simpatisan dari seorang pengusaha kaya Malaisia. Jika mampu memualafkan pendeta maka akan dibayar sekian, kalau mampu memualafkan jemaat gereja, juga akan mendapat bayaran sekian. Kalau di Malaisia pendeta mualaf di hargai 3000 ringgit, jemaat bervariasi sampai pendeta dan jemaat itu mampu mandiri.
Kalau saya dituduh muslim, juga karena uang. Jika tuduhan ini benar, pasti banyak muslim miskin akan segera berbondong-bondong masuk gereja. Seperti di Papua, banyak kepala suku masuk Islam. Tapi apa bisa dijamin mengikuti Islam dengan benar?
Mualaf pasti tidak bisa menjadi muslim dengan baik, itu tidak mungkin. Ya, pasti mereka menjadi muslim yang baik dalam KTP saja.
Bukan sebaliknya, kalau muslim masuk Kristen pasti bahagia, senang, sukacita, merdeka, produktif, tenang, tambah sayang keluarga, tambah baik budi. Tambah pandai dan cerdas. Tambah pintar membedakan gelap dan terang. Tambah segala-galanya.

Filipi 4:8
Jadi akhirnya, saudara-saudara, semua yang benar, semua yang mulia, semua yang adil, semua yang suci, semua yang manis, semua yang sedap didengar, semua yang disebut kebajikan dan patut dipuji, pikirkanlah semuanya itu.

Jadi gak mungkin muslim masuk Kristen, akan susah.
Pokoknya…jika muslim baca Alkitab, maka tidak lama lagi masuk Kristen.
1 Indonesia untuk semua.
1 Indonesia untuk Sabang sampai Merauke.
Haleluyah!

Image
*) kiri, Yochanan Jhony Mema, kanan: Insan Mokoginta.

Diskusi di forum: MUALAP KALAP KESIANGAN

Mungkin Anda juga menyukai

Ingin Selalu Mengikuti Kabar Hot Terbaru? Ikuti Kami!