Muslimah Minta Rokok pada Yesus

Yesus Muncul di Hadapan Seorang Muslimah, Menjawab Permintaannya akan Rokok, dan Lalu Menyembuhkannya
Oleh Mark Ellis — June 16, 2017

Image
Apartemen di Eropa selatan

Nelly, seorang Muslimah dari Afrika Utara yang sekarang hidup di Eropa Selatan, mengalami tumor otak dan tidak berharap bisa hidup lebih lama lagi, tapi Yesus menemuinya dengan cara yang sangat mencengangkan sehingga mengubah hidupnya.

Mengetahui bahwa waktu hidupnya tak lama lagi, Nelly lalu mengunjungi dua tetangga Kristennya yang berhubungan dengan organisasi missionari Pioneers dan meminta mereka untuk mengujungi suami dan anak kecil mereka sebelum dia mati.

Para missionaris Kristen itu membujuk Nelly untuk berdoa pada Yesus dan meminta Dia untuk menolongnya.

Karena latar belakang Mulsimnya, Nelly tidak pernah berdoa pada Yesus. Tapi karena sakit yang dideritanya, dia tidak bisa melakukan sholat lima waktu. Maka setelah dia pulang ke apartemennya, untuk pertama kalinya dia berdoa pada Yesus, sesuai dengan petunjuk dari Pioneers.

Sewaktu dia mulai berdoa pada Yesus, sesuatu yang ajaib lalu terjadi.

Yesus sendiri tiba² muncul di balkon apartemennya, berjalan melalui dua pintu sorong dan berkata padanya.

"Apa yang kau inginkan?" tanyaNya dalam bahasa aslinya, dialek Afrika Utara.

"Aku pusing² nih, karena sudah beberapa hari tidak ada rokok di tempatku," katanya padaNya.

Yesus lalu menghilang secepat Dia muncul. Nelly lalu pergi ke dapurnya untuk membuat secangkir kopi. Sewaktu membuka lemari dapur, dia melihat sebungkus rokok ada di situ!

"Aku butuh beberapa menit untuk memahami semua ini," kata missionaris Kristen yang melaporkan kisah ini pada Pioneer. "Seorang Muslimah meminta Yesus – yang muncul di hadapannya – rokok. Dan Dia memberikan sebungkus rokok padanya. Kami langsung mengingat orang² Kristen Amerika yang tentunya tak akan percaya akan kisah ini karena merokok itu dosa, bukan? Gimana memahami laporan bahwa Tuhan memberi hadiah berupa barang yang dikecam oleh banyak orang Kristen di seluruh Amerika?"

Tampaknya Yesus – yang caraNya seringkali mengejutkan dan membuat umatNya terperangah – bertemu Nelly di apartemennya, dan lalu mulai menampakkan diriNya semakin sering padanya.

Nelly telah menonton film "YESUS" dan berbagai film Kristen lainnya melalui TV satelit. "Dia buta huruf dan karena itu tidak bisa membaca tentang Yesus di Alkitab," begitu keterangan dari missionaris Kristen pada Pioneers.

Beberapa bulan berikutnya, Yesus terus mengunjungi Nelly. "Dia berkata dia tidak tidur atau bermimpi, tapi Yesus benar² muncul secara fisik dan berkata-kata padanya, menghimbaunya, menghiburnya. Dia berkata suatu kali Yesus datang melalui pintu geser balkon, berbicara padanya, dan keluar melalui pintu depan."

Suaminya mendengar pintu depan dibuka dan ditutup, tapi dia tidak pernah melihat Yesus.

Lalu suatu hari Yesus muncul di hadapan Nelly dan meletakkan tangannya pada sisi wajahnya yang lumpuh karena tumor otak. "Dia memijat pipinya dan mengatakan padanya bahwa di siang hari ini dia harus pergi menemui dokter dan semuanya akan jadi baik. Lalu lumpuh yang diderita Nelly hilang dan scan dokter menunjukkan bahwa tumor sudah tidak ada lagi," begitu laporan pada Pioneers.

Yesus dengan ajaib telah menyembuhkan dirinya!

Yesus menyuruh Nelly untuk percaya padaNya. Sebagai akibat atas pertemuan² nan ajaib dengan Kristus ini, dia jadi lahir baru. Nelly mengatakan pada para missionari, "Yesus itu adalah Anak Tuhan dan Dia ada dalam hatiku. Dia tak akan pernah pergi dari situ."

Seteahun setelah Nelly beriman pada Yesus, suaminya juga lalu murtad dan beriman pada Yesus. Tak lama kemudian anggota² keluarga mereka yang lain dari Afrika Utara juga mulai mengikut Yesus.

Baru² ini, di suatu Minggu pagi, suaminya dan menantu prianya memainkan lagu² Kristen Arab dari CD dan memanjatkan puji²an di dapur mereka.

Nelly – yang sedang berada di ruang tengah – meminta mereka untuk membesarkan volume musik agar dia dan para wanita lainnya di situ bisa ikut bernyanyi pula.

Tapi akibat dari suara musik yang keras itu, seseorang Muslim menggedor-gedor pintu apartemen mereka sambil berteriak menghardik, "Kamu Kristen ya? Ini gedung Muslim, tahu?"

Tak lama setelah kejadian itu, para pria Muslim di gedung itu menghadang suami dan menantu pria Nelly di jalanan dan memukuli mereka dengan sengitnya.

"Akibat penindasan fisik itu, keluarga Nelly terpaksa bersembunyi di apartemen mereka," kata missionaris Kristen pada Pioneers. "Mereka musti bersikap sangat hati² di sekitar lingkungan itu, karena semua Muslim di situ sudah tahu bahwa mereka murtad dan mengikut Yesus."

"Mereka telah berusaha mencari tempat tinggal di tempat lain, tapi keadaan belum menginjikan. Sekarang mereka benar² dalam bahaya."

Dalam menanggapi ancaman² itu, Nelly berkata, "Aku memiliki iman yang besar karena aku tahu Yesus itu hidup."

Para missionaris yang menjadi pembimbing rohani Nelly berdoa bagi keselamatannya. "Sewaktu aku meminta Tuhan untuk melindungi Nelly, umatNya, aku juga minta untuk memiliki iman seperti dia, karena aku juga tahu bahwa Yesus hidup. Sekarang aku tahu akan hal itu melalui cara dramatis yang baru, karena pemberitahuan saudaraku dari Afrika Utara yang hidup di Eropa selatan. Semoga Yesus, dengan segala kekuasaan dan pengampunanNya, membawa lebih banyak lagi orang² padaNya – entah itu melalui hadiah sebungkus rokok atau hadiah kesembuhan atau hadiah penindasan."

"Dan semoga kami di negeri Barat bisa terus berdoa sambil berlutut bagi saudara² Kristen yang ex-Muslim dan bagi para missionaris yang bekerja bagi namaNya."

Diskusi di forum: Muslimah Minta Rokok pada Yesus

Mungkin Anda juga menyukai

Ingin Selalu Mengikuti Kabar Hot Terbaru? Ikuti Kami!